Langsung ke konten utama

41 dapur mbg milik anak pejabat DPRD Sulsel dibidik Kejaksaan Agung





Barabajabekasinews

Polemik dugaan penyimpangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, sorotan mengarah pada puluhan dapur MBG di Sulawesi Selatan yang dikelola sebuah yayasan milik keluarga pejabat daerah.


Desakan audit muncul setelah Kejaksaan Agung menetapkan sejumlah mantan pejabat Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola program MBG tahun anggaran 2025–2026.


Sebanyak 41 dapur MBG yang berada di bawah pengelolaan Yayasan Yasika Group kini diminta untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Yayasan tersebut diketahui dipimpin oleh Yasika Aulia Ramadhani, yang merupakan anak dari salah satu pimpinan DPRD Sulawesi Selatan.


Sejumlah aktivis antikorupsi dan elemen masyarakat sipil menilai audit penting dilakukan guna memastikan pengelolaan anggaran program berjalan sesuai aturan serta menghindari potensi konflik kepentingan.


Mereka meminta aparat penegak hukum maupun lembaga pengawas melakukan penelusuran terhadap mekanisme penunjukan mitra, penggunaan dana operasional, hingga sistem distribusi program MBG di daerah.


Program MBG sendiri merupakan salah satu program strategis pemerintah yang menggunakan anggaran negara untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.


Di tengah berkembangnya perkara hukum tersebut, operasional dapur MBG di Sulawesi Selatan disebut masih tetap berjalan. Namun demikian, pengawasan terhadap mitra pelaksana program diharapkan diperketat agar pelaksanaan program tetap transparan dan akuntabel.


Sementara itu, Kejaksaan Agung menyatakan proses penyidikan kasus dugaan korupsi MBG masih terus berlangsung. Penyidik juga membuka kemungkinan adanya pendalaman terhadap pihak lain apabila ditemukan alat bukti baru dalam pengembangan perkara.


Hingga saat ini, belum terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap terkait kasus tersebut. Oleh karena itu, asas praduga tak bersalah tetap harus dikedepankan dalam proses penegakan hukum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setelah bacok kurir, pelaku sempat melarikan diri ke tangerang dan akhirnya menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi Kota

Pelaku memakai baju hitam pakai sandal jepit Barabajabekasinews | Bekasi Seorang pria di Bekasi Utara, Kota Bekasi, Christian Kapau alias Kece, mengancam dan menganiaya kurir inisial ID (22) menggunakan par4ng saat ditagih pembayaran paket metode cash on delivery (COD) seharga Rp 30 ribu. Polisi mengatakan Kece menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi subuh tadi. "Tersangka penganiayaan kurir J&T atas nama CK alias KECE menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi Kota pada tanggal 28 Agustus sekitar pukul 04.00 WIB karena mengetahui sedang diburu oleh Tim Buser Sat Reskrim Bekasi Kota dan dihimbau untuk menyerahkan diri, setelah sempat melarikan diri ke daerah Tangerang Kota," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, kepada wartawan, Minggu (28/9/2025). Braiel mengatakan Kece sudah ditetapkan menjadi tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan. "(Dijerat) Pasal 351 KUHP," ujarnya. Sebelumnya, polis...

Kades se Cabangbungin dan Camat sudah membuat surat kepada Bupati Bekasi Ade Koswara Kunang untuk Menganti atau memecat Dirut RSUD CABANGBUNGIN

Barabajabekasinews - Bekasi Pengusiran Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabangbungin dr. Erni Herdiani terus bergulir. pasalnya saat ini seluruh kepala desa (kades) sudah membuat surat kepada Bupati Bekasi Ade Koswara Kunang untuk Menganti atau memecat Direktur yang sudah sangat menyelengsarakan masyarakat dan kerap memicu konfik sosial tersebut. Ketidaksudian itu terjadi pada pekan lalu yang diketahui ribuan masyarakat mengeruduk kantor kecamatan hingga RSUD Cabangbungin. Yang menuntut mundur dr. Erni Herdiani atau di pecat oleh Bupati Bekasi. Hal itu karenakan masyarakat Cabangbungin sudah tidak Sudi diwilayahnya di pimpin oleh orang yang munafik kepada masyarakat. Pemicu tidak sudinya masyarakat karena maraknya kasus asusila kepada pasien, penolakan pasien , Mal Praktek dan banyak lagi yang di nilai masyarakat sudah Sangat bobrok dalam pelayanannya. Kepala Desa Setialaksana Kecamatan Cabangbungin, Rohmat Hidayatullah mengatakan pihaknya akan meneruskan aspirasi masyarak...

GKPR Filadelfia mengadakan perayaan natal pada hari Minggu, tanggal 7 Desember 2025

Barabajabekasinews | Kota Bekasi Desember merupakan momen yang istimewa bagi umat kristiani di segala penjuru. Perayaan natal setiap umat manusia hari sukacita bagi setiap manusia, karena Tuhan Yesus lahir sebagai juruselamat. Momen bahagia tersebut juga di rayakan pada hari Minggu, tanggal 7 Desember 2025 di Gereja Kristen Pimpinan Rohulkudus (GKPR) jemaat Filadelfia Taman Harapan Baru dengan tema: The Savior (Lukas 19:10) sebab anak manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang . Terlihat dari sorak-sorai dari jemaat saat menaikan puji- pujian. Drama singkat, kisah Hawa dan Maria diperankan oleh kaum ibu, kisah hidup diimplementasikan seperti saat ini keluh kesah, ketakutan, kekecewaan, kesedihan dan kenakalan anak anak zaman sekarang yang membuat hidup berat setiap ibu. Masuk pada inti perayaan Natal tahun ini, masuk dalam khotbah, yang akan disampaikan oleh Pdt Immanuel, sebelum menyampaikan isi hati Tuhan, dirinya menyanyikan satu pujian, yang berjudul " seli...