Langsung ke konten utama

Mereka sekarang pakai mobil box dengan stiker perusahaan ekspedisi paket. Seolah-olah sedang kirim paket biasa, padahal isinya adalah Tramadol, eksimer, bahkan sabu-sabu,” Investigasi Ketum Fortal

Ket foto: "KANG EDO" Ketua umum Fortal
(FORUM MASYARAKAT ANTI OBAT TERLARANG)

Barabajabekasinews - Bekasi

Setelah sempat terhenti selama tiga hari pasca sorotan media dan tekanan publik, peredaran obat-obatan terlarang di Kampung Jati dan Kavling, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara kembali aktif, Jumat pagi (27 Juni 2025). Kali ini, para pelaku tak hanya mengganti wajah dan pola, tapi juga menyusun skema distribusi lebih licik dan profesional.

Investigasi terbaru

FORTAL (Forum Masyarakat Anti Obat-obatan Terlarang)
mengungkap bahwa barang haram kini dikirim menggunakan mobil box berlabel perusahaan jasa transportasi dan ekspedisi paket, sehingga aktivitas keluar-masuk kendaraan tak lagi mencurigakan di mata warga maupun aparat.

“Mereka sekarang pakai mobil box dengan stiker perusahaan ekspedisi. Seolah-olah sedang kirim paket biasa, padahal isinya adalah Tramadol, eksimer, bahkan sabu-sabu,” ungkap Kang Edo, Ketua Umum FORTAL.

Pendistribusian Tertutup, Tapi Jejak Tetap Tertinggal

Dalam pemantauan tim FORTAL, mobil box dengan ciri-ciri seragam perusahaan kurir tersebut beberapa kali berhenti di titik-titik tertentu di sekitar Kavling dan Kampung Jati, melakukan drop barang lalu segera pergi.

Barang-barang ini kemudian disebarkan oleh nenek-nenek lansia yang dijadikan kurir lokal.

“Kita bicara sistem. Ini bukan skala eceran pinggir jalan. Ini skema distribusi yang didesain untuk menghindari pantauan, tapi tak berarti tak bisa dilacak,” jelas investigator lapangan FORTAL.

PERINGATAN UNTUK KONSUMEN: JEJAKMU TERLIHAT, NAMA-NAMAMU SUDAH DIPETAKAN

FORTAL memberikan peringatan terbuka kepada seluruh konsumen, terutama yang selama ini merasa ‘aman’ datang ke lokasi: kalian sudah diawasi.

Dalam konflik antar jaringan dan pengawasan ketat dari masyarakat, siapa saja yang datang, mengambil barang, atau terlibat secara langsung—sekarang mulai masuk daftar pantauan.

“Mereka yang datang berkali-kali, pakai motor yang sama, jalur yang sama—sudah mulai dicatat. Kami tahu siapa saja. Bahkan ada konsumen yang difoto oleh bandar pesaingnya sendiri untuk dilaporkan,” kata Edo.

Bukan hanya bandar yang akan diproses hukum. Konsumen pun bisa dikenai sanksi berat, terutama jika ditemukan menyimpan, mengedarkan kembali, atau memberi akses kepada pihak lain.

Bukan Lagi Obat Keras Biasa, Tapi Sudah Merambah Narkotika Golongan I

Informasi lapangan juga menyebutkan bahwa peredaran sabu-sabu kini makin aktif, bersamaan dengan distribusi Tramadol, eksimer, reklona, dan pil kombinasi lain. Aktivitas dilakukan berpindah-pindah, dengan sistem komunikasi tertutup, dan pengantar berbeda-beda tiap harinya.

“Ini sudah masuk darurat narkotika, bukan sekadar penyalahgunaan obat keras. Bahayanya lebih parah, dan sanksinya jauh lebih berat,” tegas Edo.

⚠️ PESAN TERBUKA UNTUK KALIAN YANG MASIH BELI KE KAVLING & JATI

➡️ Kalian bukan pembeli rahasia.

➡️ Wajah kalian sudah dikenali.

➡️ Setiap langkah, plat nomor, dan motor kalian bisa muncul dalam laporan.

Dan ketika aparat bergerak, tak akan ada bedanya antara pengedar dan kalian yang rutin membeli.

“Kami tak akan lagi menyebut kalian ‘korban’. Kalau setelah semua ini kalian masih datang ke sana—maka kalian adalah bagian dari kehancuran yang kami lawan,” kata Edo dengan nada tegas.

Akhir Kata: Jalan Sudah Terang, Pilihan di Tangan Kalian

Bekasi sedang berada di ujung tanduk. Jika masyarakat tidak berhenti, jika konsumen tidak sadar, maka satu per satu akan jatuh, bukan karena operasi dadakan, tapi karena kalian sendiri yang menyerahkan diri lewat kebodohan dan kesombongan.

“Jangan tunggu giliran ditangkap baru menyesal. Jangan menyesal ketika semua sudah terlambat,” tutup Edo.


“Salam Edan Untuk Kewarasan Tegak Lurus Bertindak Diluar Batas Nalar, Untuk Menyelamatkan Generasi Muda Agar Semakin Cemerlang Tanpa Obat – obatan Terlarang”

#KampungJatiZonaMerah

#JanganBeliLagi

#FORTALBergerak

#BekasiMelawanObatTerlarang

#KonsumenDiawasi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setelah bacok kurir, pelaku sempat melarikan diri ke tangerang dan akhirnya menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi Kota

Pelaku memakai baju hitam pakai sandal jepit Barabajabekasinews | Bekasi Seorang pria di Bekasi Utara, Kota Bekasi, Christian Kapau alias Kece, mengancam dan menganiaya kurir inisial ID (22) menggunakan par4ng saat ditagih pembayaran paket metode cash on delivery (COD) seharga Rp 30 ribu. Polisi mengatakan Kece menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi subuh tadi. "Tersangka penganiayaan kurir J&T atas nama CK alias KECE menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi Kota pada tanggal 28 Agustus sekitar pukul 04.00 WIB karena mengetahui sedang diburu oleh Tim Buser Sat Reskrim Bekasi Kota dan dihimbau untuk menyerahkan diri, setelah sempat melarikan diri ke daerah Tangerang Kota," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, kepada wartawan, Minggu (28/9/2025). Braiel mengatakan Kece sudah ditetapkan menjadi tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan. "(Dijerat) Pasal 351 KUHP," ujarnya. Sebelumnya, polis...

Kades se Cabangbungin dan Camat sudah membuat surat kepada Bupati Bekasi Ade Koswara Kunang untuk Menganti atau memecat Dirut RSUD CABANGBUNGIN

Barabajabekasinews - Bekasi Pengusiran Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabangbungin dr. Erni Herdiani terus bergulir. pasalnya saat ini seluruh kepala desa (kades) sudah membuat surat kepada Bupati Bekasi Ade Koswara Kunang untuk Menganti atau memecat Direktur yang sudah sangat menyelengsarakan masyarakat dan kerap memicu konfik sosial tersebut. Ketidaksudian itu terjadi pada pekan lalu yang diketahui ribuan masyarakat mengeruduk kantor kecamatan hingga RSUD Cabangbungin. Yang menuntut mundur dr. Erni Herdiani atau di pecat oleh Bupati Bekasi. Hal itu karenakan masyarakat Cabangbungin sudah tidak Sudi diwilayahnya di pimpin oleh orang yang munafik kepada masyarakat. Pemicu tidak sudinya masyarakat karena maraknya kasus asusila kepada pasien, penolakan pasien , Mal Praktek dan banyak lagi yang di nilai masyarakat sudah Sangat bobrok dalam pelayanannya. Kepala Desa Setialaksana Kecamatan Cabangbungin, Rohmat Hidayatullah mengatakan pihaknya akan meneruskan aspirasi masyarak...

GKPR Filadelfia mengadakan perayaan natal pada hari Minggu, tanggal 7 Desember 2025

Barabajabekasinews | Kota Bekasi Desember merupakan momen yang istimewa bagi umat kristiani di segala penjuru. Perayaan natal setiap umat manusia hari sukacita bagi setiap manusia, karena Tuhan Yesus lahir sebagai juruselamat. Momen bahagia tersebut juga di rayakan pada hari Minggu, tanggal 7 Desember 2025 di Gereja Kristen Pimpinan Rohulkudus (GKPR) jemaat Filadelfia Taman Harapan Baru dengan tema: The Savior (Lukas 19:10) sebab anak manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang . Terlihat dari sorak-sorai dari jemaat saat menaikan puji- pujian. Drama singkat, kisah Hawa dan Maria diperankan oleh kaum ibu, kisah hidup diimplementasikan seperti saat ini keluh kesah, ketakutan, kekecewaan, kesedihan dan kenakalan anak anak zaman sekarang yang membuat hidup berat setiap ibu. Masuk pada inti perayaan Natal tahun ini, masuk dalam khotbah, yang akan disampaikan oleh Pdt Immanuel, sebelum menyampaikan isi hati Tuhan, dirinya menyanyikan satu pujian, yang berjudul " seli...