Langsung ke konten utama

RELAWAN BARABAJA MALAYSIA BERHASIL PULANGKAN KORBAN PENGANIAYAAN KE DAERAH ASAL


 


Barabajabekasinews 

Kisah bermula dari laporan anggota Barabaja (Barisan Relawan Bhinneka Jaya) DKI Jakarta bahwa kakak perempuannya yang bernama Suyatemi menjadi korban penganiayaan dan penjarahan di rumah kontrakannya di Bagan Serai Perak Malaysia pd Senin dini hari, 26 Januari 2026 lalu yang mengarah pada percobaan pembunuhan.


Berdasarkan laporan tersebut ketua umum Barabaja bapak Soelianto Rusli ( Ahie) memberikan arahan kepada Pengurus Dewan Perwakilan Luar Negeri ( DPLN) Malaysia untuk menindaklanjuti,  dengan respon cepat membentuk Tim Kerja Pendampingan Korban.

Tidak berselang lama, Tim kerja yang di komando oleh Ibu Sheila Kuala Lumpur memperoleh informasi bahwa korban berada di Hospital Taiping Perak, yang jaraknya cukup jauh.






" Posisi kami tinggal di Kuala Lumpur, sedangkan korban berada di Taiping yang cukup jauh jaraknya, maka saya meminta bantuan teman-teman yang berada di Taiping untuk mendatangi Korban" kata Sheila.


Korban berhasil di temui dan masih kondisi belum sadar karena luka yang di derita akibat sayatan di kepala lebih dari 20 sayatan senjata tajam. Sambil menunggu sadarnya korban,  tim pendamping di Taiping saudari Erni  melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak keluarga, rumah sakit, dan otoritas Malaysia maupun KBRI Kuala Lumpur Malaysia.






Hasil koordinasi yang dilakukan menerangkan bahwa Dokumen korban ikut hilang di curi pelaku, sedangkan dari pihak KBRI Kuala Lumpur menyampaikan bahwa dokumen korban ( paspor maupun izin kerja) sudah tidak berlaku, pun juga pihak hospital tidak dapat merawat tuntas sehingga korban harus di pulangkan.


Dengan adanya permasalahan yang komplek tersebut, Tim pendamping Barabaja tidak patah arang, satu persatu permasalah diselesaikan dengan baik, sehingga Korban dapat dirawat di rumah teman sampai kondisinya kuat dan penyelesaian urusan Dokumen korban terus dilakukan sampai tuntas.


" Bagi kami, urusan kemanusiaan yang utama, apalagi Bu Suyatemi adalah WNI dan menjadi korban Penganiayaan di negeri sebrang  yang begitu menyayat hati. Maka kami berjuang semaksimal mungkin agar Bu Suyatemi sembuh dan bisa pulang ke Indonesia" jelas Erni.


Akhirnya pada hari kamis, 19 Pebruari 2026, ibu Suyatemi dapat pulang ke Indonesia mendarat dengan selamat di Semarang dan di jemput langsung oleh pihak KP2MI ( Kementrian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia), yang selanjutnya mengantar korban menuju tempat tinggalnya di Jepara, kemudian di serahkan pada pihak keluarga.

Redaksi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setelah bacok kurir, pelaku sempat melarikan diri ke tangerang dan akhirnya menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi Kota

Pelaku memakai baju hitam pakai sandal jepit Barabajabekasinews | Bekasi Seorang pria di Bekasi Utara, Kota Bekasi, Christian Kapau alias Kece, mengancam dan menganiaya kurir inisial ID (22) menggunakan par4ng saat ditagih pembayaran paket metode cash on delivery (COD) seharga Rp 30 ribu. Polisi mengatakan Kece menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi subuh tadi. "Tersangka penganiayaan kurir J&T atas nama CK alias KECE menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi Kota pada tanggal 28 Agustus sekitar pukul 04.00 WIB karena mengetahui sedang diburu oleh Tim Buser Sat Reskrim Bekasi Kota dan dihimbau untuk menyerahkan diri, setelah sempat melarikan diri ke daerah Tangerang Kota," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, kepada wartawan, Minggu (28/9/2025). Braiel mengatakan Kece sudah ditetapkan menjadi tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan. "(Dijerat) Pasal 351 KUHP," ujarnya. Sebelumnya, polis...

Kades se Cabangbungin dan Camat sudah membuat surat kepada Bupati Bekasi Ade Koswara Kunang untuk Menganti atau memecat Dirut RSUD CABANGBUNGIN

Barabajabekasinews - Bekasi Pengusiran Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabangbungin dr. Erni Herdiani terus bergulir. pasalnya saat ini seluruh kepala desa (kades) sudah membuat surat kepada Bupati Bekasi Ade Koswara Kunang untuk Menganti atau memecat Direktur yang sudah sangat menyelengsarakan masyarakat dan kerap memicu konfik sosial tersebut. Ketidaksudian itu terjadi pada pekan lalu yang diketahui ribuan masyarakat mengeruduk kantor kecamatan hingga RSUD Cabangbungin. Yang menuntut mundur dr. Erni Herdiani atau di pecat oleh Bupati Bekasi. Hal itu karenakan masyarakat Cabangbungin sudah tidak Sudi diwilayahnya di pimpin oleh orang yang munafik kepada masyarakat. Pemicu tidak sudinya masyarakat karena maraknya kasus asusila kepada pasien, penolakan pasien , Mal Praktek dan banyak lagi yang di nilai masyarakat sudah Sangat bobrok dalam pelayanannya. Kepala Desa Setialaksana Kecamatan Cabangbungin, Rohmat Hidayatullah mengatakan pihaknya akan meneruskan aspirasi masyarak...

GKPR Filadelfia mengadakan perayaan natal pada hari Minggu, tanggal 7 Desember 2025

Barabajabekasinews | Kota Bekasi Desember merupakan momen yang istimewa bagi umat kristiani di segala penjuru. Perayaan natal setiap umat manusia hari sukacita bagi setiap manusia, karena Tuhan Yesus lahir sebagai juruselamat. Momen bahagia tersebut juga di rayakan pada hari Minggu, tanggal 7 Desember 2025 di Gereja Kristen Pimpinan Rohulkudus (GKPR) jemaat Filadelfia Taman Harapan Baru dengan tema: The Savior (Lukas 19:10) sebab anak manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang . Terlihat dari sorak-sorai dari jemaat saat menaikan puji- pujian. Drama singkat, kisah Hawa dan Maria diperankan oleh kaum ibu, kisah hidup diimplementasikan seperti saat ini keluh kesah, ketakutan, kekecewaan, kesedihan dan kenakalan anak anak zaman sekarang yang membuat hidup berat setiap ibu. Masuk pada inti perayaan Natal tahun ini, masuk dalam khotbah, yang akan disampaikan oleh Pdt Immanuel, sebelum menyampaikan isi hati Tuhan, dirinya menyanyikan satu pujian, yang berjudul " seli...