Langsung ke konten utama

Dugaan Keracunan MBG di Duren Sawit: 135 Orang Terdampak, 15 Siswa Masih Dirawat




Barabajabekasinews

Sebuah insiden dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) mengguncang wilayah Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Kamis (3/4) sekitar pukul 11.18 WIB. Kasus ini melibatkan ratusan siswa dan tenaga pendidikan dari empat sekolah berbeda, memicu respons cepat dari pihak pendidikan dan layanan kesehatan setempat.


Berdasarkan laporan sementara yang disampaikan Kasatpel Pendidikan Kecamatan Duren Sawit, total terdapat 135 orang yang terdampak, terdiri dari siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Rinciannya mencakup 33 siswa dari SDN Pondok Kelapa 09, 37 siswa dari SDN Pondok Kelapa 01, 31 siswa dari SDN Pondok Kelapa 07, serta 34 orang dari SMAN 91 yang terdiri dari 28 siswa dan 6 guru serta tenaga kependidikan.


Dari jumlah tersebut, saat ini 15 siswa masih menjalani perawatan intensif di RSUD Duren Sawit. Tujuh di antaranya berasal dari SDN Pondok Kelapa 09 dan 8 siswa dari SDN Pondok Kelapa 07. Sementara itu, sisanya yang terdampak menjalani rawat jalan dan dipantau kondisinya secara berkala.


Pihak terkait memastikan akan terus melakukan pembaruan data secara berkala dan menjalin koordinasi erat dengan RSKD Duren Sawit. Tujuannya adalah untuk memastikan seluruh korban dugaan keracunan MBG mendapatkan perawatan yang optimal dan penanganan yang tepat sesuai kondisi masing-masing.


Hingga saat ini, penyebab pasti dari insiden dugaan keracunan ini masih belum diungkapkan secara rinci dalam laporan sementara. Pihak berwenang kemungkinan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan terhadap kualitas dan keamanan makanan yang disediakan dalam program MBG tersebut, untuk menentukan akar permasalahan dan mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.


Masyarakat dan pihak sekolah pun berharap agar penanganan terhadap kasus ini dapat berjalan lancar dan seluruh korban dapat pulih secepatnya. Perkembangan selanjutnya terkait kasus ini akan dilaporkan secara bertahap oleh pihak terkait.


Kasus tersebut juga mendapat perhatian dari Ketua Umum Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) Ir.Agung Karang, yang merupakan organisasi pemerhati dunia pendidikan di Indonesia, yang menyampaikan keperhatinannya atas sering terjadinya keracunan MBG di sekolah sekolah.


“Saya sangat Prihatin seringnya terjadi keracunan makanan yang dibagikan untuk murid murid melalui MBG,

Kalau boleh saran sebelum dibagikan ke anak anak murid, perlu di tes oleh lembaga ahli gizi atau BPOM,”ujarnya ke awak media.

Red

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setelah bacok kurir, pelaku sempat melarikan diri ke tangerang dan akhirnya menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi Kota

Pelaku memakai baju hitam pakai sandal jepit Barabajabekasinews | Bekasi Seorang pria di Bekasi Utara, Kota Bekasi, Christian Kapau alias Kece, mengancam dan menganiaya kurir inisial ID (22) menggunakan par4ng saat ditagih pembayaran paket metode cash on delivery (COD) seharga Rp 30 ribu. Polisi mengatakan Kece menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi subuh tadi. "Tersangka penganiayaan kurir J&T atas nama CK alias KECE menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi Kota pada tanggal 28 Agustus sekitar pukul 04.00 WIB karena mengetahui sedang diburu oleh Tim Buser Sat Reskrim Bekasi Kota dan dihimbau untuk menyerahkan diri, setelah sempat melarikan diri ke daerah Tangerang Kota," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, kepada wartawan, Minggu (28/9/2025). Braiel mengatakan Kece sudah ditetapkan menjadi tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan. "(Dijerat) Pasal 351 KUHP," ujarnya. Sebelumnya, polis...

Kades se Cabangbungin dan Camat sudah membuat surat kepada Bupati Bekasi Ade Koswara Kunang untuk Menganti atau memecat Dirut RSUD CABANGBUNGIN

Barabajabekasinews - Bekasi Pengusiran Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabangbungin dr. Erni Herdiani terus bergulir. pasalnya saat ini seluruh kepala desa (kades) sudah membuat surat kepada Bupati Bekasi Ade Koswara Kunang untuk Menganti atau memecat Direktur yang sudah sangat menyelengsarakan masyarakat dan kerap memicu konfik sosial tersebut. Ketidaksudian itu terjadi pada pekan lalu yang diketahui ribuan masyarakat mengeruduk kantor kecamatan hingga RSUD Cabangbungin. Yang menuntut mundur dr. Erni Herdiani atau di pecat oleh Bupati Bekasi. Hal itu karenakan masyarakat Cabangbungin sudah tidak Sudi diwilayahnya di pimpin oleh orang yang munafik kepada masyarakat. Pemicu tidak sudinya masyarakat karena maraknya kasus asusila kepada pasien, penolakan pasien , Mal Praktek dan banyak lagi yang di nilai masyarakat sudah Sangat bobrok dalam pelayanannya. Kepala Desa Setialaksana Kecamatan Cabangbungin, Rohmat Hidayatullah mengatakan pihaknya akan meneruskan aspirasi masyarak...

GKPR Filadelfia mengadakan perayaan natal pada hari Minggu, tanggal 7 Desember 2025

Barabajabekasinews | Kota Bekasi Desember merupakan momen yang istimewa bagi umat kristiani di segala penjuru. Perayaan natal setiap umat manusia hari sukacita bagi setiap manusia, karena Tuhan Yesus lahir sebagai juruselamat. Momen bahagia tersebut juga di rayakan pada hari Minggu, tanggal 7 Desember 2025 di Gereja Kristen Pimpinan Rohulkudus (GKPR) jemaat Filadelfia Taman Harapan Baru dengan tema: The Savior (Lukas 19:10) sebab anak manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang . Terlihat dari sorak-sorai dari jemaat saat menaikan puji- pujian. Drama singkat, kisah Hawa dan Maria diperankan oleh kaum ibu, kisah hidup diimplementasikan seperti saat ini keluh kesah, ketakutan, kekecewaan, kesedihan dan kenakalan anak anak zaman sekarang yang membuat hidup berat setiap ibu. Masuk pada inti perayaan Natal tahun ini, masuk dalam khotbah, yang akan disampaikan oleh Pdt Immanuel, sebelum menyampaikan isi hati Tuhan, dirinya menyanyikan satu pujian, yang berjudul " seli...