Langsung ke konten utama

WARUNG KELONTONG DI KAWASAN TARUMAJAYA DI GEREBEK UNIT RESKRIM, DIDUGA MENJUAL OBAT TERLARANG GOLONGAN G, SEBANYAK 759 BUTIR DITEMUKAN DITEMPAT TERSEBUT




Barabajabekasinews

Unit Reskrim Polsek Tarumajaya, Polres Metro Bekasi, berhasil menggagalkan peredaran obat keras ilegal di wilayah Desa Segara Jaya. Seorang pemuda berinisial MFM (23) diringkus petugas saat kedapatan membawa ratusan butir obat daftar G yang siap edar di area pasar.


Penangkapan ini sekaligus menjadi jawaban atas keresahan warga terkait maraknya transaksi obat terlarang yang dilakukan secara terang-terangan di ruang publik.


Berawal dari Video Viral Transaksi COD


Kanit Reskrim Polsek Tarumajaya, IPTU Putu Agum Guntara Adi Putra, menjelaskan bahwa pengungkapan ini dipicu oleh laporan masyarakat mengenai video viral yang memperlihatkan dugaan transaksi obat keras sistem COD di kompleks Pasar Bojong Lama, Kampung Kelapa.

Merespons laporan tersebut, tim buser langsung diterjunkan untuk melakukan observasi di lokasi. “Petugas mencurigai seorang pria di sebuah warung kelontong. Saat dilakukan penggeledahan, kami menemukan 759 butir tramadol yang dibawa pelaku,” ungkap IPTU Putu Agum, Minggu (12/4/2026).

Barang Bukti dan Modus Operandi


Selain ratusan butir obat keras, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang memperkuat indikasi aktivitas pengedaran, antara lain uang tunai Rp1.780.000 (diduga hasil penjualan), sembilan bungkus plastik klip bening dan satu unit telepon genggam yang digunakan untuk transaksi.


Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Tarumajaya guna menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan pemasok di atasnya.


Bantah Isu “Setoran”, Polisi Tekankan Profesionalisme


Dalam kesempatan yang sama, pihak Kepolisian menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran obat ilegal yang sering kali menjadi pemicu aksi tawuran hingga begal.


Polsek Tarumajaya secara tegas membantah isu miring terkait adanya “setoran” dari pihak tertentu untuk memuluskan peredaran obat keras.

“Kami luruskan informasi yang tidak benar tersebut. Setiap penindakan dilakukan secara profesional dan transparan. Pengungkapan ini adalah bentuk respons cepat kami terhadap aduan masyarakat,” tegas IPTU Putu Agum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setelah bacok kurir, pelaku sempat melarikan diri ke tangerang dan akhirnya menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi Kota

Pelaku memakai baju hitam pakai sandal jepit Barabajabekasinews | Bekasi Seorang pria di Bekasi Utara, Kota Bekasi, Christian Kapau alias Kece, mengancam dan menganiaya kurir inisial ID (22) menggunakan par4ng saat ditagih pembayaran paket metode cash on delivery (COD) seharga Rp 30 ribu. Polisi mengatakan Kece menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi subuh tadi. "Tersangka penganiayaan kurir J&T atas nama CK alias KECE menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi Kota pada tanggal 28 Agustus sekitar pukul 04.00 WIB karena mengetahui sedang diburu oleh Tim Buser Sat Reskrim Bekasi Kota dan dihimbau untuk menyerahkan diri, setelah sempat melarikan diri ke daerah Tangerang Kota," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, kepada wartawan, Minggu (28/9/2025). Braiel mengatakan Kece sudah ditetapkan menjadi tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan. "(Dijerat) Pasal 351 KUHP," ujarnya. Sebelumnya, polis...

Kades se Cabangbungin dan Camat sudah membuat surat kepada Bupati Bekasi Ade Koswara Kunang untuk Menganti atau memecat Dirut RSUD CABANGBUNGIN

Barabajabekasinews - Bekasi Pengusiran Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabangbungin dr. Erni Herdiani terus bergulir. pasalnya saat ini seluruh kepala desa (kades) sudah membuat surat kepada Bupati Bekasi Ade Koswara Kunang untuk Menganti atau memecat Direktur yang sudah sangat menyelengsarakan masyarakat dan kerap memicu konfik sosial tersebut. Ketidaksudian itu terjadi pada pekan lalu yang diketahui ribuan masyarakat mengeruduk kantor kecamatan hingga RSUD Cabangbungin. Yang menuntut mundur dr. Erni Herdiani atau di pecat oleh Bupati Bekasi. Hal itu karenakan masyarakat Cabangbungin sudah tidak Sudi diwilayahnya di pimpin oleh orang yang munafik kepada masyarakat. Pemicu tidak sudinya masyarakat karena maraknya kasus asusila kepada pasien, penolakan pasien , Mal Praktek dan banyak lagi yang di nilai masyarakat sudah Sangat bobrok dalam pelayanannya. Kepala Desa Setialaksana Kecamatan Cabangbungin, Rohmat Hidayatullah mengatakan pihaknya akan meneruskan aspirasi masyarak...

GKPR Filadelfia mengadakan perayaan natal pada hari Minggu, tanggal 7 Desember 2025

Barabajabekasinews | Kota Bekasi Desember merupakan momen yang istimewa bagi umat kristiani di segala penjuru. Perayaan natal setiap umat manusia hari sukacita bagi setiap manusia, karena Tuhan Yesus lahir sebagai juruselamat. Momen bahagia tersebut juga di rayakan pada hari Minggu, tanggal 7 Desember 2025 di Gereja Kristen Pimpinan Rohulkudus (GKPR) jemaat Filadelfia Taman Harapan Baru dengan tema: The Savior (Lukas 19:10) sebab anak manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang . Terlihat dari sorak-sorai dari jemaat saat menaikan puji- pujian. Drama singkat, kisah Hawa dan Maria diperankan oleh kaum ibu, kisah hidup diimplementasikan seperti saat ini keluh kesah, ketakutan, kekecewaan, kesedihan dan kenakalan anak anak zaman sekarang yang membuat hidup berat setiap ibu. Masuk pada inti perayaan Natal tahun ini, masuk dalam khotbah, yang akan disampaikan oleh Pdt Immanuel, sebelum menyampaikan isi hati Tuhan, dirinya menyanyikan satu pujian, yang berjudul " seli...