Langsung ke konten utama

Diduga Rem Blong, Truk Wing Box Tabrak Sepeda Motor di Simpang Unisma Bekasi, Satu Orang Tewas, 2 Kritis, 7 Luka Luka






Barabajabekasinews

Sebuah truk wing box diduga mengalami rem blong hingga menabrak sejumlah pengendara sepeda motor di Simpang Unisma, Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur, Senin (29/6/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.


Berdasarkan keterangan saksi mata, Bayu Sukma Nugraha (24), seorang pedagang asongan di sekitar lokasi, truk melaju dari arah Jakarta menuju Terminal Bekasi dengan kecepatan tinggi saat lampu lalu lintas masih menunjukkan warna merah.

"Dari jauh sudah kelihatan kecepatannya tinggi. Lampu merah juga masih merah, belum waktunya jalan. Langsung menabrak motor-motor yang sedang berhenti di lampu merah," ujar Bayu kepada wartawan.


Akibat kecelakaan tersebut, tidak hanya sepeda motor yang berhenti di lampu merah dari arah Jakarta yang menjadi korban. Benturan juga mengenai kendaraan dari arah Tol Timur menuju SMPN 2 Kota Bekasi yang tengah melintas di persimpangan. Bayu memperkirakan sedikitnya enam sepeda motor dari satu arah dan sekitar delapan sepeda motor dari arah lainnya terlibat dalam kecelakaan tersebut.

"Kalau ditotal mungkin belasan motor yang tertabrak," ujarnya.


Menurut Bayu, beberapa sepeda motor beserta pengendaranya sempat terseret truk sebelum kendaraan besar itu akhirnya berhenti di median jalan tidak jauh dari lokasi tabrakan. Akibat peristiwa tersebut, seorang pengemudi ojek online dilaporkan meninggal dunia di lokasi. Sementara itu, sekitar tujuh orang lainnya mengalami luka-luka,"Yang saya tahu baru satu orang meninggal, pengendara motor. Yang luka-luka sekitar tujuh orang," pungkasnya.


Kendati Demikian Satlantas Polres Metro Bekasi Kota saat ini masih melakukan penyelidikan dan olah TKP, penyebab terjadinya kecelakaan Truk Tabrak Sepeda Motor.

Red

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setelah bacok kurir, pelaku sempat melarikan diri ke tangerang dan akhirnya menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi Kota

Pelaku memakai baju hitam pakai sandal jepit Barabajabekasinews | Bekasi Seorang pria di Bekasi Utara, Kota Bekasi, Christian Kapau alias Kece, mengancam dan menganiaya kurir inisial ID (22) menggunakan par4ng saat ditagih pembayaran paket metode cash on delivery (COD) seharga Rp 30 ribu. Polisi mengatakan Kece menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi subuh tadi. "Tersangka penganiayaan kurir J&T atas nama CK alias KECE menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi Kota pada tanggal 28 Agustus sekitar pukul 04.00 WIB karena mengetahui sedang diburu oleh Tim Buser Sat Reskrim Bekasi Kota dan dihimbau untuk menyerahkan diri, setelah sempat melarikan diri ke daerah Tangerang Kota," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, kepada wartawan, Minggu (28/9/2025). Braiel mengatakan Kece sudah ditetapkan menjadi tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan. "(Dijerat) Pasal 351 KUHP," ujarnya. Sebelumnya, polis...

GKPR Filadelfia mengadakan perayaan natal pada hari Minggu, tanggal 7 Desember 2025

Barabajabekasinews | Kota Bekasi Desember merupakan momen yang istimewa bagi umat kristiani di segala penjuru. Perayaan natal setiap umat manusia hari sukacita bagi setiap manusia, karena Tuhan Yesus lahir sebagai juruselamat. Momen bahagia tersebut juga di rayakan pada hari Minggu, tanggal 7 Desember 2025 di Gereja Kristen Pimpinan Rohulkudus (GKPR) jemaat Filadelfia Taman Harapan Baru dengan tema: The Savior (Lukas 19:10) sebab anak manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang . Terlihat dari sorak-sorai dari jemaat saat menaikan puji- pujian. Drama singkat, kisah Hawa dan Maria diperankan oleh kaum ibu, kisah hidup diimplementasikan seperti saat ini keluh kesah, ketakutan, kekecewaan, kesedihan dan kenakalan anak anak zaman sekarang yang membuat hidup berat setiap ibu. Masuk pada inti perayaan Natal tahun ini, masuk dalam khotbah, yang akan disampaikan oleh Pdt Immanuel, sebelum menyampaikan isi hati Tuhan, dirinya menyanyikan satu pujian, yang berjudul " seli...

KPK MENGGELEDAH KEDIAMAN ONO SURONO, TERKAIT DUGAAN SUAP PROYEK DAN GRATIFIKASI YANG MENJERAT BUPATI BEKASI

Barabajabekasinews Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah anggota DPRD Jawa Barat, Ono Surono, Rabu (1/4). Penggeledahan ini berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan suap proyek dan gratifikasi yang menjerat Bupati Bekasi, Ade Kuswara. Penggeledahan dilakukan di kediaman Ono yang berada di Bandung. KPK menyebut proses tersebut masih berlangsung. “Penyidik melakukan penggeledahan di rumah Saudara ONS, yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, yang berlokasi di Kota Bandung,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dikutip dari Kompas, Rabu (1/4/2026). Budi belum merinci barang bukti yang dicari maupun yang telah diamankan. Ia mengatakan perkembangan akan disampaikan setelah kegiatan selesai. “Kegiatan masih berlangsung. Kami akan update perkembangannya,” ucap Budi. Dalam perkara ini, Ono sebelumnya juga telah diperiksa sebagai saksi pada 15 Januari 2026. KPK menduga ia turut menerima aliran uang dari pihak swasta bernama Sarjan, yang kini tengah menjalani proses persida...