Langsung ke konten utama

SPMD Jakarta bobrok dan di duga ada praktek terselubung didalamnya, kemendidasmen digugat.




Barabajabekasinews

Kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau SPMD tahun 2026 menjadi sorotan tajam publik. Jakarta Issues Observer secara resmi melayangkan surat terbuka kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta Kepala Dinas Pendidikan. Gugatan ini dilayangkan menyusul carut-marutnya implementasi Jalur Domisili yang kini dinilai kehilangan marwahnya akibat intervensi nilai akademik.


Aliansi orang tua murid membongkar adanya kejanggalan dalam Petunjuk Teknis (Juknis) di lapangan. Jalur zonasi yang seharusnya menjadi hak bagi warga di sekitar sekolah, justru “dibelokkan” fungsinya dengan menggunakan nilai rapor sebagai penyaring tambahan. Akibatnya, sistem ini berubah menjadi “Jalur Prestasi Terselubung”.


Direktur Eksekutif Jakarta Issues Observer, Ronny A. Fahlevie dalam siaran tertulisnya pada selasa (30/06/26), menyuarakan kemarahan akar rumput. Ia menyoroti ironi nyata di lapangan, di mana calon peserta didik yang tinggal hanya selemparan batu dari sekolah—seperti di wilayah Kelurahan Kayu Putih—justru berisiko tersingkir dari SMA 21 hanya karena kalah angka nilai.

Menurut Ronny, kebijakan ini adalah sebuah anomali. Pemerintah sudah menyediakan Jalur Prestasi dengan porsi besar mencapai 32% untuk menyaring siswa berdasarkan kompetensi akademik. Namun, dengan menyusupkan nilai ke dalam Jalur Domisili, pemerintah dianggap telah mengkhianati filosofi awal sistem zonasi yang murni berbasis kedekatan jarak.

Aliansi masyarakat mengingatkan bahwa tujuan utama zonasi adalah untuk efisiensi mobilitas, menekan kepadatan lalu lintas, serta menjamin keselamatan siswa agar tidak perlu menempuh perjalanan jauh. Ketika anak yang berdomisili di jarak 100 meter dipaksa mencari sekolah lain yang jauh, pemerintah dinilai telah gagal mengawal filosofi keadilan pendidikan dan keselamatan anak di jalan raya.


Melalui surat terbuka tersebut, Jakarta Issues Observer menuntut dua langkah konkret: pertama, kembalikan seleksi Jalur Domisili murni berdasarkan jarak geografis tanpa intervensi nilai. Kedua, pastikan seleksi nilai akademik tetap berada pada koridor Jalur Prestasi (32%) yang memang sudah disediakan sejak awal.


Pendidikan adalah hak konstitusional yang tidak boleh dikorbankan demi sistem yang tumpang tindih. Pemerintah didesak untuk segera melakukan revisi Juknis PPDB/SPMD sebelum keresahan di tingkat orang tua murid meluas menjadi krisis kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan nasional.

(red).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setelah bacok kurir, pelaku sempat melarikan diri ke tangerang dan akhirnya menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi Kota

Pelaku memakai baju hitam pakai sandal jepit Barabajabekasinews | Bekasi Seorang pria di Bekasi Utara, Kota Bekasi, Christian Kapau alias Kece, mengancam dan menganiaya kurir inisial ID (22) menggunakan par4ng saat ditagih pembayaran paket metode cash on delivery (COD) seharga Rp 30 ribu. Polisi mengatakan Kece menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi subuh tadi. "Tersangka penganiayaan kurir J&T atas nama CK alias KECE menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi Kota pada tanggal 28 Agustus sekitar pukul 04.00 WIB karena mengetahui sedang diburu oleh Tim Buser Sat Reskrim Bekasi Kota dan dihimbau untuk menyerahkan diri, setelah sempat melarikan diri ke daerah Tangerang Kota," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, kepada wartawan, Minggu (28/9/2025). Braiel mengatakan Kece sudah ditetapkan menjadi tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan. "(Dijerat) Pasal 351 KUHP," ujarnya. Sebelumnya, polis...

GKPR Filadelfia mengadakan perayaan natal pada hari Minggu, tanggal 7 Desember 2025

Barabajabekasinews | Kota Bekasi Desember merupakan momen yang istimewa bagi umat kristiani di segala penjuru. Perayaan natal setiap umat manusia hari sukacita bagi setiap manusia, karena Tuhan Yesus lahir sebagai juruselamat. Momen bahagia tersebut juga di rayakan pada hari Minggu, tanggal 7 Desember 2025 di Gereja Kristen Pimpinan Rohulkudus (GKPR) jemaat Filadelfia Taman Harapan Baru dengan tema: The Savior (Lukas 19:10) sebab anak manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang . Terlihat dari sorak-sorai dari jemaat saat menaikan puji- pujian. Drama singkat, kisah Hawa dan Maria diperankan oleh kaum ibu, kisah hidup diimplementasikan seperti saat ini keluh kesah, ketakutan, kekecewaan, kesedihan dan kenakalan anak anak zaman sekarang yang membuat hidup berat setiap ibu. Masuk pada inti perayaan Natal tahun ini, masuk dalam khotbah, yang akan disampaikan oleh Pdt Immanuel, sebelum menyampaikan isi hati Tuhan, dirinya menyanyikan satu pujian, yang berjudul " seli...

KPK MENGGELEDAH KEDIAMAN ONO SURONO, TERKAIT DUGAAN SUAP PROYEK DAN GRATIFIKASI YANG MENJERAT BUPATI BEKASI

Barabajabekasinews Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah anggota DPRD Jawa Barat, Ono Surono, Rabu (1/4). Penggeledahan ini berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan suap proyek dan gratifikasi yang menjerat Bupati Bekasi, Ade Kuswara. Penggeledahan dilakukan di kediaman Ono yang berada di Bandung. KPK menyebut proses tersebut masih berlangsung. “Penyidik melakukan penggeledahan di rumah Saudara ONS, yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, yang berlokasi di Kota Bandung,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dikutip dari Kompas, Rabu (1/4/2026). Budi belum merinci barang bukti yang dicari maupun yang telah diamankan. Ia mengatakan perkembangan akan disampaikan setelah kegiatan selesai. “Kegiatan masih berlangsung. Kami akan update perkembangannya,” ucap Budi. Dalam perkara ini, Ono sebelumnya juga telah diperiksa sebagai saksi pada 15 Januari 2026. KPK menduga ia turut menerima aliran uang dari pihak swasta bernama Sarjan, yang kini tengah menjalani proses persida...